Kegiatan 3 Kerja Mandiri
Membangun Teks Hasil Laporan Observasi
Tugas 1 Mencari Contoh Teks Laporan dari Berbagai Sumber
Ikuti Petunjuk
Berikut
1. Carilah teks laporan dari berbagai sumber, seperti koran, majalah,buku,
atau internet. Identifikasikanlah apakah teks yang kalian temukan tergolong
pada teks laporan yang baik. Dikatakan baik apabila teks tersebut berstruktur
teks dan terdapat bentuk-bentuk bahasa yang sesuai dengan ragam bahasa yang
dipersyaratkan pada jenis teks itu.
2. Tema-tema yang kalian cari sebaiknya berkaiatan dengan manusia,
binatang, dan alam semesta beserta isinya. Tema-tema itu sangat luas dan hampir
semua aspek makhluk hidup di bumi dapat dimasukkan di sini.
Jawab:
1. Teks LHO dengan
tema hewan
Pesut Mahakam (Orcaella
brevirostris) bisa jadi merupakan mamalia air paling langka di
Indonesia. Populasi Pesut Mahakam diperkirakan tidak lebih dari 70 ekor saja.
Pun Pesut Mahakam yang merupakan sub-populasi Orcaella brevirostris
hanya bisa ditemukan di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur saja. Sehingga tidak
mengherankan jika kemudian Pesut Mahakam ditetapkan sebagai fauna identitas
Provinsi Kalimantan Timur.
Pesut merupakan mamalia air yang unik. Berbeda
dengan lumba-lumba dan ikan paus, pesut (Orcaella brevirostris) hidup di
air tawar yang terdapat di sungai-sungai dan danau yang terdapat di daerah
tropis dan subtropis.
Pesut Mahakam adalah salah satu sub-populasi pesut (Orcaella
brevirostris) selain sub-populasi Sungai Irrawaddi (Myanmar), sub-populasi
Sungai Mekong (Kamboja, Laos, dan Vietnam), sub-populasi Danau Songkhla
(Thailand), dan sub-populasi Malampaya (Filipina). Pesut yang termasuk salah
satu satwa dilindungi di Indonesia ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai Irrawaddy
Dolphin atau Dolphin Snubfin.
Pesut Mahakam
dewasa mempunyai panjang tubuh hingga 2,3 meter dengan berat mencapai 130 kg.
Tubuh Pesut berwarna abu-abu atau kelabu sampai biru tua dengan bagian bawah
berwarna lebih pucat.
Bentuk badan
pesut hampir mendekati oval dengan sirip punggung mengecil dan agak ke
belakang. Kepala pesut berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil. Bagian
moncong pendek dan tampak papak dengan lubang pernafasan. Sirip punggung
berukuran kecil terletak di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan
membundar, tidak ada paruh. Sirip renangnya relatif pendek dan lebar.
Pesut bernafas dengan mengambil udara di permukaan
air. Binatang ini dapat juga menyemburkan air dari mulutnya. Pesut bergerak dalam
kawanan kecil. Meski pandangannya tidak begitu tajam dan hidup dalam air yang
mengandung lumpur, namun mempunyai kemampuan mendeteksi dan menghindari
rintangan-rintangan dengan menggunakan gelombang ultrasonik. Pesut Mahakam,
tinggal 70 ekor
Habitat dan
Populasi. Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris sub-populasi sungai
Mahakam) hidup di sungai Mahakam pada daerah sekitar 180 km dari muara sungai
hingga 600 km dari daerah hulu. Lokasi yang diduga didiami mamalia air tawar
ini antara lain Kedang Kepala, Kedang Rantau, Belayan, Kedang Pahu, dan anak
sungai Ratah, serta sebagai danau Semayang dan Melintang (Kreb 1999, 2004).
Populasi Pesut
Mahakam diperkirakan antara 67 hingga 70 ekor (2005). Ancaman tertinggi
kelangkaan populasi Pesut Mahakam diakibatkan oleh belitan jaring nelayan.
Selain itu juga akibat terganggunya habitat baik oleh lalu-lintas perairan
sungai Mahakam maupun tingginya tingkat pencemaran air,
erosi, dan pendangkalan sungai
akibat pengelolaan hutan di sekitarnya.
Pesut Mahakam
memang benar-benar unik. Mamalia air yang hidup di air tawar dengan habitat dan
persebarannya yang terpisah-pisah di beberapa tempat yang salah satunya di
Kalimantan, Indonesia. Namun Pesut Mahakam juga satwa dengan ancaman kepunahan
tertinggi dengan populasi yang tidak lebih dari 70 ekor saja. Anugerah dan
keunikan yang hanya akan disia-siakan oleh bangsa yang bodoh, tentunya.
- Identifikasi
Struktur teks Pesut Mahakam Mamalia Air Paling Langka
·
Pernyataan Umum atau klasifikasi :
Pesut Mahakam adalah salah satu sub populasi pesut (Orcaella brevirostris). Hewan ini merupakan mamalia air yang langka di Indonesia.
·
Anggota atau aspek yang
dilaporkan 1 :
Pesut Mahakam dewasa
mempunyai panjang tubuh hingga 2,3 meter dengan berat mencapai 130 kg. Tubuh
Pesut berwarna abu-abu atau kelabu sampai biru tua dengan bagian bawah berwarna
lebih pucat.
Bentuk badan pesut hampir
mendekati oval dengan sirip punggung mengecil dan agak ke belakang. Kepala
pesut berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil. Bagian moncong pendek
dan tampak papak dengan lubang pernafasan. Sirip punggung berukuran kecil
terletak di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan membundar, tidak ada
paruh. Sirip renangnya relatif pendek dan lebar.
·
Anggota atau aspek yang
dilaporkan 2 :
Pesut bernafas dengan
mengambil udara di permukaan air. Binatang ini dapat juga menyemburkan air dari
mulutnya. Pesut bergerak dalam kawanan kecil. Meski pandangannya tidak begitu
tajam dan hidup dalam air yang mengandung lumpur, namun mempunyai kemampuan
mendeteksi dan menghindari rintangan-rintangan dengan menggunakan gelombang
ultrasonik. Pesut Mahakam, tinggal 70 ekor
·
Anggota atau aspek yang
dilaporkan 3 :
Populasi Pesut Mahakam
diperkirakan antara 67 hingga 70 ekor (2005). Ancaman tertinggi kelangkaan
populasi Pesut Mahakam diakibatkan oleh belitan jaring nelayan. Selain itu juga
akibat terganggunya habitat baik oleh lalu-lintas perairan sungai Mahakam
maupun tingginya tingkat pencemaran air, erosi, dan pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan
di sekitarnya.
Rendahnya populasi ini
membuat lumba-lumba air tawar ini menjadi salah satu binatang paling langka di
Indonesia. Sehingga tidak berlebihan jika kemudian IUCN Redlist menyatakan status konservasi Pesut Mahakam sebagai Critically
Endangered (Kitis) yaitu tingkat keterancaman tertinggi.
- Identifikasi ciri bahasa teks
Pesut Mahakam Mamalia Air Paling Langka
Menggunakan
nomina atau kata benda untuk menginformasikan benda atau sesuatu yang diamati :
Pesut merupakan
mamalia air yang unik.
Orcaella
brevirostris hanya bisa ditemukan di Sungai Mahakam,
hidup di air
tawar
Berbeda dengan lumba-lumba
dan ikan paus,
terdapat di sungai-sungai
dan danau yang terdapat di daerah tropis dan subtropis.
· Menggunakan
kata sifat atau keadaan untuk mendeskripsikan sesuatu atau benda yang di amati
:
Pesut merupakan
mamalia air paling langka di Indonesia.
Pesut Mahakam
dewasa mempunyai panjang tubuh hingga 2,3 meter dengan berat
mencapai 130 kg.
bagian bawah
berwarna lebih pucat.
Kepala pesut
berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil.
· Menggunakan
kata kerja aksi untuk menjelaskan perilaku :
Binatang ini
dapat juga menyemburkan air dari mulutnya.
Pesut bergerak
dalam kawanan kecil.
mempunyai
kemampuan mendeteksi dan menghindari rintangan-rintangan
Pesut bernafas
dengan mengambil udara di permukaan air.
· Menggunakan
istilah-istilah teknis :
Populasi Pesut Mahakam
diperkirakan tidak lebih dari 70 ekor saja.
merupakan mamalia
air paling langka di Indonesia.
Pesut Mahakam
ditetapkan sebagai fauna identitas Provinsi Kalimantan Timur.
pesut (Orcaella
brevirostris) hidup di air tawar yang terdapat di sungai-sungai dan danau
yang terdapat di daerah tropis dan subtropis.
· Menggunakan
kata konkrit atau nyata sesuai dengan fakta :
Populasi Pesut
Mahakam diperkirakan tidak lebih dari 70 ekor saja.
Pesut Mahakam
dewasa mempunyai panjang tubuh hingga 2,3 meter dengan berat mencapai 130
kg.
hidup di sungai
Mahakam pada daerah sekitar 180 km dari muara sungai hingga 600 km
dari daerah hulu
· Menggunakan
kalimat definisi :
Pesut Mahakam (Orcaella
brevirostris) bisa jadi merupakan mamalia air paling langka di
Indonesia
Pesut merupakan
mamalia air yang unik.
Pesut Mahakam adalah
salah satu sub-populasi pesut (Orcaella brevirostris) selain
sub-populasi Sungai Irrawaddi (Myanmar)
· Menggunakan
kalimat rincian atau analisis :
Pesut Mahakam
dewasa mempunyai panjang tubuh hingga 2,3 meter dengan berat mencapai 130 kg.
Tubuh Pesut berwarna abu-abu atau kelabu sampai biru tua dengan bagian bawah
berwarna lebih pucat.
Bentuk badan
pesut hampir mendekati oval dengan sirip punggung mengecil dan agak ke
belakang. Kepala pesut berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil. Bagian
moncong pendek dan tampak papak dengan lubang pernafasan. Sirip punggung
berukuran kecil terletak di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan
membundar, tidak ada paruh. Sirip renangnya relatif pendek dan lebar.
0 komentar:
Post a Comment