23 December 2015

RINGKASAN MATERI TENTANG DARAH

Posted by infinitize on Wednesday, December 23, 2015 in , | No comments



DARAH

1.      Komposisi Darah          
Manusia rata-rata memiliki 6 liter darah atau sekitar 8 % dari total berat badan manusia. Apabila darah disentrifugasi maka tampak darah tersusun atas 55% plasma darah dan 45 % sel-sel darah.
                             

  1. Pasma darah
Plasma darah terdiri dari 90 % air dan 10 % zat yang terlarut yaitu protein (albumin, globulin dan fibrinogen), garam garaman, nutrisi (glukosa, asam amino, asam lemak ) hormon, karbondioksida dan sampah nitrogen.

  1. Sel darah
            Sel darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih dan keping darah
1)      Sel Darah Merah ( Eritrosit )
                  Karakteristik sel darah merah:
                  -  Bentuk bikonkaf
                -  Setiap mm3 darah pada seorang laki-laki mengandung + 5 juta eritrosit dan pada   wanita +
                   4 juta eritrosit
      -  Tak berinti
           -  Berwarna merah karena mengandung hemoglobin
           -  Umur eritrosit sekitar 120 hari
           - Saat dalam rahim ibu, eritrosit dibentuk dalam hati dan limpa, setelah dilahirkan eritrosit
              dibentuk dalam sumsum tulang .

            2)  Sel Darah Putih ( Leukosit )
                 Karakteristik leukosit :
      -  Berinti
 -  Berukuran lebih besar daripada eritrosit
 -  Dibentuk di dalam sumsum merah, limpa dan kelenjar getah bening
 -  Tak mengandung hemoglobin
                 Leukosit berdasarkan karakteristik sitoplasmanya dapat dibedakan 2 yaitu granulosit dan
                 agranulosit.
Granulosit terdiri dari :
n  Neutrofil : komponen terbesar dalam leukosit, berfungsi dalam memakan kuman
                          penyakit, granulanya menyerap zat warna yang bersifat netral
n  Eosinofil : granulanya menyerap zat warna yang bersifat asam, berfungsi dalam
                          mengatasi jenis penyakit karena alergi, jumlahnya dalam leukosit sekitar 2 %
n  Basofil : granulanya menyerap zat warna bersifat basa, menghasilkan heparin yang
                       berfungsi dalam proses pembekuan darah
Agranulosit terdiri dari :
n  Limfosit : tak bergerak, berfungsi membentuk antibodi
n  Monosit : bergerak, bersifat fagosit
Secara umum fungsi leukosit adalah:
n  Menghancurkan kuman penyakit dan zat asing secara fagositosis
n  Mengangkut lemak dan menghasilkan histamin ( berperan dalam munculnya alergi)
n  Melumpuhkan kuman penyakit diluar darah. Kemampuan leukosit menembus kapiler darah disebut diapedesis

3)  Keping darah ( trombosit )
            Karakteristik keping darah :
a) berukuran kecil, bentuk tak beraturan
b) tak berinti, berumur pendek
c) masa hidup 10- 12 hari
d) setiap mili liter darah mengandung trombosit sekitar 200.000- 400.000 butir.
e) berperan dalam proses pembekuan darah
           

                          


2.  GOLONGAN DARAH

     a.  MENURUT LANDSTEINER DAN DONATH
    (Penggolongan Darah sistem ABO)
           Berdasarkan adanya AGLUTINOGEN = ANTIGEN yang ada dalam SEL DARAH MERAH dan
           adanya AGLUTININ = ANTIBODY dalam SERUM maka golongan darah dibedakan menjadi:

GOLONGAN DARAH

AGLUTINOGEN

AGLUTININ
RUMUS
GENOTIP
HOMOZIGOT
HETEROZIGOT
A
A
b = b
A , b
IA  IA
IA  IO
B
B
a = a
B , a
IB  IB
IB  IO
AB
AB
-
AB , -
-
IA  IB
O
-
a b = a b
- , ab
IO  IO
=
Ket:
-          IA , IB = dominan
-          Io         = resesif

    b.  MENURUT LANDSTEINER DAN WIENER
         Selain golongan darah sistem ABO pada manusia terdapat golongan darah RHESUS (Rh). Jika
         dararah manusia ditetesi dengan darah Rhesus macacus (India) maka ada yang menggumpal dan
         ada yang tidak menggumpal
1)        Yang menggumpal dinamakan RHESUS (+) karena tidak mempunyai AGLUTININ  tetapi
         mempunyai AGLUTINOGEN
2)        Yang tidak menggumpal dinamakan RHESUS (-) karena mempunyai AGLUTININ tetapi tidak mempunyai AGLUTINOGEN

GOLONGAN DARAH
AGLUTINOGEN (RHESUS)
AGLUTININ
(Anti RHESUS)

GENOTIP

HOMOZIGOT
HETEROZIGOT
RHESUS (+)
+
-
IRh  IRh
IRh  Irh
RHUSUS (-)
-
+
Irh  Irh

Keterangan:
1. +     = mempunyai
2. -     = tidak mempunyai
3. Rhesus + = dominan
4. Rhesus - = resesif

c.       MENURUT LANDSTEINER DAN LAVINE

Selain golongan darah sistem ABO dan RHESUS pada manusia mempunyai golongan darah M, N dan MN. Jika darah manusia (gol M dan N) disuntikkan pada tubuh kelinci maka dalam tubuh kelinci tersebut terbentuk zat penolak yang dapat menggumpalkan golongan darah M, N dan MN
Zat penolak yang timbul dalam tubuh kelinci
Antigen yang terdapat dalam golongan darah manusia
M
N
MN
ANTI M
+
-
+
ANTI N
-
+
+
     Keterangan
1.                  +  = mempunyai
2.                  -   = tidak mempunyai

3.      TRANSFUSI DARAH
Transfusi darah merupakan pemindahan darah dari tubuh DONOR (pemberi) ke tubuh RESIPIEN (Penerima)
Transfusi dapat dilakukan pada keadaan sebagai berikut:
a.     Kekebalan yang menyebabkan luka parah
b.    Peristiwa kebakaran = Luka bakar
c.     Operasi besar dan banyak mengeluarkan darah
d.    Kekurangan darah yang akut. Misal : melahirkan
e.     Kekurangan darah yang kronis. Misal: akibat sakit malaria
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam transfusi darah:
1.         Sekali transfusi memerlukan 300 – 1000 cc
2.         Untuk donor yang harus diperhatikan jenis Aglutinogennya, pada resipien jenis Aglutininnya.
Ex:

                                                             

3.        Transfusi sebaiknya dilakukan dengan golongan darah yagn sama (golongan darah donor dan golongan darah resipien), kecuali dalam keadaan terpaksa (tertentu) boleh menggunakan DONOR UNIVERSAL.



    

0 komentar:

Post a Comment