30 March 2013

Bahaya Rokok

Posted by infinitize on Saturday, March 30, 2013 in , | No comments



        Rokok dibuat dari daun tembakau. Tembakau (Nicotiana Tabacum L)  mengandung suatu senyawa psikoaktif (zat yang dapat mempengaruhi mental, emosi, dan tingkah laku orang yang memakainya) yang disebut nikotin. Di dalam rokok terkandung zat yang berbahaya bagi tubuh kita, diantaranya tar, nikotin, dan asap rokok yang mengandung CO (karbon monoksida) hasil pembakaran. Pada pemakaian yang lama, rokok dapat menimbulkan ketergantungan fisik.
       Tar adalah cairan kental berwarna coklat, yang dapat menimbulkan iritasi pada paru-paru sehingga menimbulkan batuk dan merupakan pemicu terjadinya kanker paru-paru. Selain itu tar juga dapat menyebabkan kanker mulut, laring perut dan pankreas.
       Karbon monoksida lebih mudah mengikat hemoglobin daripada oksigen. Akibatnya, suplai oksigen dalam tubuh menjadi berkurang. Pada keadaan normal, hemoglobin mengikat oksigen untuk membakar sari-sari makanan yang menghasilkan energi bagi tubuh. Gas karbon monoksida lebih mudah terikat hemoglobin dari pada oksigen. Akibatnya, tubuh menjadi kekurangan oksigen yang menyebabkan pernapasan terganggu (sesak napas).
        Kadar nikotin dalam tembakau berkisar 1% - 4%. Dalam satu batang rokok terdapat sekitar 1,1 mg nikotin, sedangkan dosis fatal nikotin pada manusia adalah 60 mg. Nikotin merupakan racun yang menyebabkan ketagihan, peningkatan tekanan darah, dan detak jantung. Peningkatan detak jantung menyebabkan kebutuhan oksigen meningkat. Gejala keracunan nikotin ditandai dengan gejala mual, muntah, diare, nyeri kepala, keringat dingin, tidak mampu memusatkan pikiran, kesadaran berkurang dan denyut nadi bertambah cepat. Gejala pematangan rokok (gejala putus zat) dapat berupa denyut jantung bertambah cepat, gemetar (tremor) pada tangan, suhu tubuh naik, dorongan yang kuat untuk merokok lagi, mudah marah, tekanan darah sedikit menurun, terasa ada kedutan pada otot, nyeri kepala, dan kehilangan selera makan (anoreksia). Selain zat yang tersebut diatas rokok juga mengandung PAH yang menyebabkan kanker
 1) Penyakit akibat rokok
Beberapa penyakit disebabkan oleh rokok diantaranya adalah: kanker paru-paru, iritasi saluran pernapasan, tekanan darah tinggi, kerusakan otot jantung (jantung koroner), sesak napas, batuk-batuk, kanker mulut, kanker perut, dll. Orang yang tidak merokok tetapi berada di dekat seseorang yang merokok disebut perokok pasif. Sedangkan orang yang merokok disebut perokok aktif. Resiko yang dihadapi oleh perokok pasif sama dengan perokok aktif. Berbagai penelitian membuktikan bahwa perokok pasif memiliki 30% kemungkinan terkena kanker paru-paru dibanding perokok aktif.
Berikut ini akan dibahas beberapa penyakit yang disebabkan oleh rokok:
a) Kanker paru-paru
Penyebab utama penyakit ini adalah kebiasaan merokok. Salah satu bahan kimia yang terdapat dalam asap rokok yang dapat menyebabkan kanker paru-paru adalah tar. Bila seseorang mengisap rokok dalam jangka waktu yang lama, maka di dalam paru-parunya terjadi perubahan. Penyakit ini dapat dicegah dengan menghindari kebiasaan merokok. Seorang perokok memiliki kemungkinan 4 – 14 kali lebih tinggi untuk mendapatkan kanker paru-paru bila dibandingkan dengan bukan perokok.
b)  Penyakit jantung
Penyakit jantung diakibatkan oleh nikotin dan gas karbon monoksida yang terdapat dalam asap rokok. Asap rokok mengandung sekitar 1-3% nikotin. Jika asap rokok tersebut diisap, maka kadar nikotin dalam darah berkisar 40-50 mg/ml. Nikotin dapat menyebabkan darah rusak dan tersumbat lemak. Untuk mempertahankan aliran darah, jantung harus memompa darah lebih cepat dan kuat. Aliran darah jantung yang sedikit dapat menyebabkan serangan jantung.
Karbon monoksida yang terdapat dalam asap rokok menyebabkan suplai oksigen dalam darah berkurang. Hal itu karena hemoglobin lebih suka berkaitan dengan karbon monoksida dari pada dengan oksigen. Untuk mendapatkan supla oksigen yang diinginkan, jantung harus bekerja lebih keras. Hal tersebut dapat menyebabkan serangan jantung.
c) Kehamilan
Pengaruh negatif  dari rokok juga dialami bayi yang berada di dalam kandungan. Wanita hamil yang merokok lebih banyak melahirkan bayi yang meninggal atau cacat dibanding dengan wanita hamil yang bukan perokok. Selain itu, berat bayi dari ibu perokok umumnya kurang dan bayi mudah menjadi sakit. Hal itu terjadi karena seluruh zat yang melawati pembuluh darah ibu juga masuk ke dalam kandungannya.
Rokok yang diisap oleh ibu akan mengganggu oksigenasi di tubuh janin karena ikut masuknya karbon monoksida ke peredaran darah janin.
d) Penyakit paru lainnya
Paru-paru seorang perokok merupakan organ yang berhubungan langsung dengan asap rokok. Kebiasaan merokok menurunkan kemampuan paru-paru untuk bernapas dengan baik. Keluhan batuk serta dahak yang sering banyak dikeluhkan oleh para perokok.
2)  Ciri-ciri fisik perokok
Secara umum, para pecandu rokok dapat dikenali dari penampilan fisiknya, diantaranya adalah:
a) Bibir para perokok kebanyakan berwarna hitam. Hal ini karena adanya reaksi dengan asap panas yang melalui organ tersebut
b) Gigi para perokok berwarna kuning karena seringnya terkena nikotin, sehingga    email gigi rusak
c)  Mata memerah dan sering berair
d) Sering batuk-batuk
e)  Kuku berwarna kuning (kotor)
f)  Badan, mulut, dan napas bau rokok.

0 komentar:

Post a Comment